MELIHAT DIRI SENDIRI: TEPAK NGAWAK

Selama beberapa waktu kita sebagai konsumen media massa menjadi bulan-bulanan dalam pemberitaan situasi politik terkini. Pernah saya membaca sebuah halaman Pemilu dalam sebuah harian nasional. Berita di dalamnya dipenuhi dengan judul-judul intrik politik, sisi negatif, dan isu-isu tentang borok masing-masing calon presiden. Kenyataannya politik memang tidak akan bisa lepas dari pro dan kontra. Namun, sebagai pecinta perdamaian, membacanya saya jadi pening.

Penelitian membuktikan bahwa ternyata perilaku kampanye negatif (negative campaign) meningkat. Tidak hanya meningkat bahkan dalam sebagian hal telah menjadi kampanye hitam (black campaign). Lembaga bernama Strategy Public Relation meneliti 1.689 berita di delapan koran terbitan Jakarta (Republika, Koran Tempo, Kompas, Media Indonesia, Suara Karya, Jurnal Nasional, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka) dan tiga media online (Detik, Antara dan Inilah). Seperti apa yang saya sampaikan diatas, saya hanya menghela nafas ketika melihat halaman-halaman penuh dengan berita buruk dan dengan judul-judul yang cenderung negatif.

Terus terang kondisi politik semakin keruh dengan Tim Sukses masing-masing pasangan Capres dan Cawapres yang sarat dengan kepentingan. Menurut saya mereka hampir-hampir menggunakan segala macam cara dalam kampanye. Sehingga munculah kemudian indikasi kampanye hitam yang dilakukan oleh mereka. Entah Tim Sukses yang mana atau bisa jadi juga pihak di luar negara yang ingin membuat situasi kisruh.

Ketika televisi menayangkan debat calon presiden, saya pikir ada hal-hal yang terlalu sederhana untuk diperdebatkan. Seperti masalah iklan yang seperti mengajak rakyat makan mie instan dan berujung dengan masalah gandum. Apakah hal-hal semacam itu esensial? Bukankah rakyat membutuhkan sebuah dialog cerdas mengenai masalah yang harus diselesaikan dikemudian hari dan tantangan pemerintahan masa depan? Bukan hal-hal personal yang kemudian ditanggapi dengan emosional.

Perilaku yang lebih tidak sehat lagi ditunjukkan dengan munculnya saling klaim mengenai program pembangunan oleh tiga calon presiden. Mulai dari keberhasilan Jembatan Suramadu – yang lucunya bermasalah dengan hilangnya banyak komponen penting – sampai persoalan jaminan ketersediaan listrik nasional dan pembangunan pembangkit listrik 10 ribu MW – yang nyatanya pasokan listrik yang ada masih sarat dengan kerusakan dan pemadaman tanpa kabar berita, terutama di wilayah saya di Jogjakarta.

Begitulah. Kemudian saya berusaha memahaminya. Perdebatan, pro dan kontra, saling kritik dan tuduh juga merupakan nyanyian permainan hidup. Hal itu pun tidak bisa kita halangi. Karena bisa jadi memang demikianlah seharusnya. Agar mendidik dan mencerahkan. Namun bila ia sampai pada ranah kampanye hitam dan pembunuhan karakter, inilah yang menjadi masalah. Saya tidak anti debat, tidak juga anti pro dan kontra. Hanya sebagai masyarakat kebanyakan, saya melihat kontroversi dan saling serang menyerang tanpa etika terjadi pada begitu banyak orang para capres dan cawapres. Tanpa sadar bisa jadi mereka saling menyakiti, tanpa memberi arti dan berbagi hanya untuk 6 orang yang berkompetisi dalam pencalonan presiden dan wakil presiden tahun 2009.

Sekali lagi saya mengambil pelajaran dari ibunda saya. Dalam bahasa Banyumas yang kental beliau berkata,”

..dadi wong kuwe sing tepak ngawak, ndeleng awake dewek. Nek ora gelem dilarani aja nglarani.”

Jadi orang itu yang berempati yang tenggang rasa, lihatlah diri sendiri. Apabila tidak mau disakiti, jangan menyakiti.

Iya mbok sedulur-sedulur….. : ngapak mode ON :-)

Popularity: 1% [?]

You can leave a response, or trackback from your own site.

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

Leave a Reply

Personal Relationships blogs & blog posts BlogRankers.com Blog Directory Small Business Blogs - BlogCatalog Blog Directory Blog Directory & Search engine
Powered by WordPress | Brand New Cheap Sprint Phones for Sale. | Thanks to Palm Pre Blog, MMORPG Wallpapers and Homes For Sale