Mencapai Kesuksesan Menjual Ide

Menjual Ide Mencapai Kesuksesan

Meski banyak dijejali pengumuman-pengumuman yang meresahkan, untungnya di Jogja masih di penuhi juga dengan belasan seminar-seminar keilmuan dan pelatihan-pelatihan pengembangan diri setiap bulannya. Seperti saat saya mengamati sebuah baliho besar terpampang megah disalah satu perempatan di kota Jogja ini. Baliho tersebut menginformasikan acara seminar yang akan diadakan oleh salah satu trainer. Namanya belum begitu saya kenal. Atau mungkin saya ketinggalan informasi ya. Pelatihannya bertajuk penggunaan metode Kelimpahan atau Abundance bahasa kerennya. Maknanya bahwa setiap orang sudah memiliki kesempatan untuk kaya dan alam memberikan keluasan dan kelimpahan itu, jadi tidak perlu sikut-sikutan dan saling menjatuhkan. Setuju dalam hati saya mengiyakan.

Sembari mengendarai motor saya berpikir. Sepertinya acara-acara pelatihan, seminar motivasi dan sejenisnya semakin banyak saja. Tidak cuma di Jogja, karena membaca koran dan majalah serta informasi media massa lainnya, acara-acara pelatihan macam ini muncul begitu masif di banyak kota. Menawarkan kepada setiap pribadi untuk mengembangkan dirinya lebih maksimal lagi dan lagi. Harga yang ditawarkan pun beragam, tetapi hampir semua berada diatas angka Rp. 200.000,- bahkan untuk sebuah pelatihan pengembangan kecerdasan emosi dan spiritual angkanya bisa mencapai minimal Rp. 1.500.000,- sampai 3 jutaan.

Semuanya menawarkan konsep kesuksesan. Kesuksesan profesi, kesuksesan finansial, kesuksesan jiwa dan kesuksesan spiritual. Meski dari dulu sudah banyak pelatihan, namun yang saya perhatikan gelombang munculnya para trainer baru dan konsep baru banyak sekali bermunculan. Mulai dari yang bersifat kewirausahaan hingga keagamaan. Banyak diantaranya menawarkan pelatihan sesuai dengan pengalaman pribadi sang trainer yang di ramu menjadi sebuah runtutan metode yang katanya bisa ditiru. Plus embel-embel jaminan apabila gagal meniru maka uang pelatihan mereka akan dikembalikan. Benarkah itu?

Benar atau tidak tergantung bukti yang dijanjikan nantinya. Namun kita bisa melihat betapa kekuatan ide bisa menjadi sebuah hal yang luar biasa. Para trainer, “guru”, coach, mentor atau apapun sebutan mereka, sesungguhnya memberikan sebuah ide kesuksesan atau menanamkan semangat menggali ide untuk mencapai kesuksesan, yang mungkin pernah mereka alami. Sebagian menyampaikan informasi tentang cara-caranya untuk mencapai kesuksesan, yang kemudian kita sebut sebagai ide juga. Kita diberikan pelajaran bahwa ide itu bisa dijual.

Mencapai Kesuksesan

Para trainer, “guru”, coach, mentor atau apapun sebutan mereka, sesungguhnya memberikan sebuah ide kesuksesan atau menanamkan semangat menggali ide untuk mencapai kesuksesan, yang mungkin pernah mereka alami. Sebagian menyampaikan informasi tentang cara-caranya untuk mencapai kesuksesan, yang kemudian kita sebut sebagai ide juga. Kita diberikan pelajaran bahwa ide itu bisa dijual.

Mereka adalah orang-orang yang sangat berkomitmen pada dirinya sendiri. Sehingga mereka mampu mencapai puncak saat mereka hanya berbicarapun orang akan mendengarkan dan mau membayar mahal. Sesungguhnya yang seharusnya yang bisa kita ambil adalah nilai komitmen diri mereka tersebut, bukan hanya isi pelatihannya. Sejatinya tidak ada kesuksesan yang sama persis dengan apa yang dicapai oleh trainernya.

Kesuksesan yang tercipta pun karena hasil perjuangan setiap individu yang berusaha membangkitkan sisi terbaik dari dirinya. Ketika para trainer menawarkan konsep kesuksesan, itu adalah versi dan cara mereka. Untuk kemudian kita harus mengembangkannya, menambahkannya dan menyesuaikan dengan diri kita, latar belakang kita dan apa yang kita perjuangkan. Setiap dari kita memiliki kesempatan yang sama dengan cara yang berbeda untuk mencapai kesuksesan.

Seperti layaknya anak-anak muda yang “mendadak selebriti” dalam reality show menyanyi, mereka senantiasa dituntut oleh para jurinya untuk membawakan lagu dengan karakter baru yang berbeda, punya ciri khas dan memenuhi kaidah menyanyi yang bagus. Demikian halnya kita ketika berurusan dengan pelatihan ataupun coaching. Ada yang memang harus kita jalankan metodenya dengan tepat, namun layaknya bisnis, pun kita harus memiliki diferensiasi. Tidak mungkin kesuksesan kita akan sama persis dengan trainer kita. Bahkan bisa jadi kita bisa jauh lebih sukses daripada trainer kita. Karena setiap kita memiliki kekuatan masing-masing.

Sungguh setiap dari kita juga memiliki potensi yang luar biasa untuk mencapainya. Nilai-nilai yang diajarkan dan ditanamkan oleh keluarga kita, guru-guru kita dan sahabat-sahabat kita yang baik, adalah motivasi dan pelatihan setiap hari yang gratis dan hanya perlu dibayar dengan kasih sayang. Begitu banyak ide di sekitar kita atau bahkan yang kita jalani setiap hari yang bisa membawa kesuksesan diri kita.

Bagi saya nominal uang untuk mengikuti pelatihan-pelatihan tersebut bukanlah harga yang murah, meski dalam penawaran mereka disebutkan sebagai investasi menuju kehidupan yang lebih baik. Saya pribadi belum pernah mengikuti event besar semacam itu. Meski banyak juga testimoni kepuasan dari teman-teman yang pernah mengikutinya. Selebihnya pelatihan seharga 2 juta hanya akan menjadi pepesan kosong bila tidak ada tindakan konkrit – yang terkenal dengan istilah ACTION..!!! – dari peserta. Hanya sedikit pelatihan yang kemudian benar-benar memperhatikan dan mempertahankan kualitas pesertanya pasca pelatihan dengan kegiatan rutin.

Nah, Andakah orang yang sukses itu? Bisa jadi anda kaya raya dengan menjual ide anda.

Notes:

  • Pertama kali di terbitkan di FerdianAdi.com : 6 Mei 2009
  • Image Resources: Koleksi Pribadi Ferdian Adi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *